Selasa, 22 April 2014

HAPUS SEMUANYA

Hapus tulisan itu jangan sampai ada sisa
hilangkan semua rasa yang membawa duri
agar tubuh tak sakit lagi karena menahan luka
kuburkan segala jiwa yang hanya merenggut senyum dan membuat berkerut dahi
segala angan yang pernah tertanam, kau cabut saja
sudah cukup kau melukai diri sendiri

kau bersikap seakan tidak ada Tuhan
kau bermuram durja seakan tidak ada harapan
sungguh buruk kelakuanmu itu gara - gara kecewa dengan seseorang
coba kau pejamkan matamu, ingat - ingat lagi ada banyak bintang
kau bisa lirik satu kalau suka silahkan kau ambil
Tuhan yang rahmatNya luas itu, jangan kau lupakan
ambil dan raih kebaikan dariNya
dengan solat, istigfar dan doa
dan sekali lagi lupakan dan hapus segala luka

Senin, 21 April 2014

ASAKU HANYA KUGANTUNGKAN PADAMU

Aku hanya setitik debu kecil di lautan pasir
yang mencoba menjadi orang berarti
kuukir semua asa, jatuh bangun menjaganya agar tetap berdiri
walau ombak besar menghempaskan kaki ini
walau taupan kesedihan datang menghampiriku
Kau Tau aku tidak sanggup bertahan lebih lama lagi
asaku sudah berada di ujung tanduk
kalau bukan karena rahmatMu Ya Allah
aku sudah jatuh ke dalam lubang keputus asaan yang dalam
kalau bukan karena kasih sayangMu Wahai Tuhanku
sungguh aku akan menjadi debu yang benar - benar tak memiliki arti
wujudku dan adakupun sama
tak ada bedanya
namun kasih sayangMu yang luas membuatku ada dan berarti

seperti malam ini Wahai Tuhanku
segala sesuatu aku sandarkan pada kekuasaanMu yang mutlak
Kaulah yang meciptakanku
Kau juga yang memberikan aku segala ni'mat
kasih sayangMu yang  luas melahirkan harapan
bahwa esok setelah terbit matahari
Kau akan tetap membuatku hidup
membuatku tersenyum jauh dari kata putus asa

Wahau Tuhanku,
Kau tau aku ini hanya hambaMu yang lemah
sedangkan Engkau Maha Kuat lagi Perkasa
berikanlah aku kekuatan
berikan aku keyakinan yang kuat
agar aku selalu bisa berbaik sangka
atas semua keadaan dan takdir yang telah Kau beri
agar lisan selalu bersukur
agar hati selalu tenang
agar keluh kesah aku rebahkan di setiap sujudku saja.
agar aku bisa membuatMu tersenyum ridho

aku hanya percaya denganMu
aku tidak percaya dengan segala sesuatu selainMu


................................

سبحان الله و الحمد لله و لاإله إلا الله و الله أكبر


Jumat, 18 April 2014

IKHTIYARKU MENJEMPUTMU

1
menyusuri jalan setapak kaki melangkah
mencoba menemukan alamat yang kucari, 
tidak mengapa sesekali aku tersesat
seperti Colombus mungkin, sebelum menemukan Amerika
berkali - kali dia salah jalan hingga 
akhirnya menemukan benua 
yang dihuni oleh sekumpulan suku aneh dengan bulu di kepala

2
Kau tau aku datang sejauh ini hanya
ingin memenuhi janji yang pernah aku buat untukmu
aku ingin menjadi seperti majnun qois
sekeras apapun gurun yang dilihatnya sama sekali tak membuatnya ragu
lailapun tetap menjadi mahjatu qolbinya
tentu aku tidak ingin gila karena cinta

3
apapun keputusan keluargamu nanti
itulah takdir yang telah dituliskan untuku sejak dahulu
di dalam kitabNya yang terperinci
ini ikhtiarku mendapatkanmu panggilan jiwaku 
agar kita bisa bersatu hidup dalam ikatan yang halal kau tau itu

4
di ujung gang aku menemukan pagar rumah putih
jantungku berdebar, karena pertama kali datang ke rumah salah satu gadis
" iya nak?" perempuan tua menyapaku di depan pintu. 
setelah aku jelaskan, diapun mempersilahkanku untuk masuk, ramah.
lisanku masih kelu, diam membisu, keberanianku belum meletup.
bismillah aku langsung pada tujuanku datang ke rumahmu.

5
apapun keputusan yang aku dapat 
itu adalah takdirku
ini hanya usahaku, seperti ini. 
raut wajah perempuan tua yang menyambutku tadi
hilang keramahanya ketika mendengar niatku melamarmu,
jangan salahkan aku, mungkin kita memang tidak bisa bersatu.

GADIS MANIS

Mataku tidak bisa berhenti memandanginya, kulitnya putih bersih, bibirnya tipis dengan alis mata yang panjang. Matanya besar dan putih tampak keteguhan di sana. Dia berjalan menyusuri gang - gang di kampung itu membawa tas hitam.

Langkah kakinya ringan dan cepat, pandangan matanya tertunduk, sekali lagi aku melihat wajah yang teduh membuat mata tidak bisa berhenti menatapnya. Tingginya sedang, tidak kurus tapu berisi. Jilbab merah yang ia pakai sesekali bergerak lembut ketika angin menyentuhnya.

Aku duduk memgang sendok makan sejak gadis itu lewat di depanku garpu yang kupegang tak mampu bergerak karena terpana melihat keanggunan 'malaikat' yang kulihat di pagi ini. Tepat di ujung gang, diapun berlalu menghilang menyisakan rasa kagum akan kecantikan gadis itu.

Siapakah dia?

Sudahlah aku tidak peduli hanya karena tersihir oleh pesona gadis cantik yang kulihat.

Kamis, 17 April 2014

TIBA WAKTUNYA UNTUK MENENTUKAN PILIHAN

Kuliyah yang dijalani selama tujuh tahun tidak terasa memasuki tahun terakhir.  Tiba  waktunya untuk menentukan pilihan. Apakah saya akan memilih tawaran untuk mengajar di Solo dengan segala kekurangan dan kelebihan yang dimiliki di sana.

kalau saya mengajar di sana kesempatan untuk melanjutkan kuliyah s2 terbuka lebar, saya bisa mengambil s2 di Jogja atau Solo, karena tempat mengajar strategis.

Kalau saya mengambil tawaran yang datang dari Bali, memang sih, tempat tinggal, makan disediakan, saya hanya menerima gaji bersih tanpa mengeluarkan biaya apapun. Sepertinya hidup di sana enak karena dekat dengan keluarga. Tapi saya tidak bisa melanjutkan kuliyah magister kalau mengajar di sana.

Pilihan yang paling bagus di Bogor, karena saya yakin bisa mendapatkan beasiswa penuh kuliyah magister mengambil ekonomi syariah atau pemikiran Islam. Tapi sarat yang diberikan membuat saya berpikir ulang, harus tinggal di asrama yang sudah disediakan bagi penerima beasiswa.

Karena faktor umur saya harus segera menikah setelah mengajar. Yang paling ideal mengajar + menikah + melanjutkan kuliyah. Semoga Allah memberikan saya jalan yang mudah.

TERLUPAKAN

Punya dua blog ternyata repot juga, pasti ada salah satu yang terlupakan dan tidak sempat menulis. Sayang kalau blog ini ditutup. Padahal pengalaman pertama kali ngeblog di sini. Ibarat kata pepatah habis manis sepah dibuang. 

Karena ada blog lain yang lebih menarik dari segi tampilan dan desainya. Dua blog yang saya buat sama - sama memiliki kekurangan dan kelebihan. Kalau di blogger punya kelebihan mudah dicari di mesin pencari google, sedangkan wordpres tampilanya lebih bagus.

Semua ide tulisan saya lari ke wordpres. Maklum karena akal dan imajinasi saya masih pendek dan harus banyak diasah kemampuan menulisnya.

Minggu, 30 Maret 2014

TANPA BUKU HIDUP TERASA HAMBAR

Saat - saat paling bersemangat dalam hidup bagi saya adalah ketika mata sibuk membaca buku. Sebaliknya ketika jauh dari buku, hidup jatuh bangun kadang kalah kadang menang melawan kegetiran hidup. Buku - buku mampu membuat saya dekat dengan Tuhan.

Ketika jauh dari buku hiduppun menjadi hambar. Membaca buku mampu membuat mata terbuka melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat kecuali oleh pembaca. Menyingkap rahasia dan hikmah yang tersembunyi. Pembaca mampu membuka jendela hikmah.

Saat - saat hati paling hidup adalah ketika hati sibuk berpikir dan berjikir. Seperti hari ini, tangan saya sama sekali tidak menyentuh buku, otak serasa linglung, pikiran menjadi kosong membuat sedih, duka, gelisah mudah masuk menyelinap ke dalam hati.

Seperti saat ini, membuat otak kehilangan ide untuk menuliskan sesuatu. Dengan buku, biasanya pada sepuluh menit pertama membaca pikiran mendapat ispirasi untuk menulis apa saja. Otak ini menyala ketika buku di tangan. Ide - idepun mengalir dan tangan sibuk mengetik sesuatu takut ide hilang dan hangus dalam waktu.

Maka buku menjadi semacam bahan bakar yang menggerakan otak. Tanpanya, seperti judul unek - unek ini,,,

Rabu, 26 Maret 2014

RUANG GELAP DAN KOSONG


Kau berdiam diri seorang diri di dalam kamar yang gelap meratapi nasibmu. Sungguh gelap kamarmu. Tak ada cahaya di dalamnya. Segala rasa tumpah ruah di sana. Tak tahu apa yang harus kamu lakukan. Sekarang kau baru tau bagaimana rasanya cinta yang terbuang.

Kau bilang dirimu sebagi pecinta sejati, sekarang makanlah cinta sejati itu yang berakhir menyekitimu. Itu cinta sejati? Bohong semuanya.

Cintailah seorang seadanya agar luka yang nanti kau dapatkan juga seadannya tidak sejadi – jadinya yang membuatmu kehilangan semangat untuk hidup.

Seadanya saja, jangan berlebihan, karena cinta sejati itu hanya untuk Allah, Tuhanmu yang memberimu segala macam kebaikan yang tak terhitung banyaknya.

Kau berikan cintamu hanua untuk Tuhan. Mencintai Tuhan membuatmu bahagia. Sedang mencintai mahluknya hanya memberimu luka.


Apa kata – kataku ini salah?

Senin, 24 Maret 2014

MENUNGGU SUBUH

Mataku berat seakan hendak keluar dari kelopaknya yang nyaman, menahan rasa kantuk menunggu subuh menjelang. Kalau aku tidur saat ini juga, di tengah malam mendekati fajar, jam empat waktu jakarta. Aku tidak yakin mampu bangun jam lima untuk solat. Kuputuskan untuk menahan rasa kantuk, agar subuhku tidak berubah menjadi subha, subuh dan duha.

Beberapa kali ke kamar mandi, mencuci wajah, mata sedikiti kabur karena tulisan di sini nampak kecil, malangnya kaca mataku rusak, belum bisa membeli yang baru. Kopi hitam  enggan membantuku, sudah menjadi pikiranku kalau kopi sedikitpun tidak bisa mempengaruhiku, seperti dia mampu membuat penikmatnya melek bin sadar bin tidak 'ngantuk - ngantuk', itu tidak berlaku bagiku.

Saat ini aku sedang libur tengah semester selama seminggu, aku pakai hari - hari ini untuk menulis bahst/skripsi akhirku di semester akhir. Ini skripsi ke tigaku, bukan karena aku gagal kawan, tapi di kampusku menyusun skripis itu tidak sekali ketika semester akhir, tapi sebanyak tiga kali, pada semester 4, kemudian 6 dan terakhir pada semsester delapan ini.

Lumayan lelahkan,

Dua skripsi yang sudah aku tulis semuanya menggunakan tulis tangan. Yang terakhir ini pun dengan tulis tangan sebanyak 40 lebar. Bulan april nanti harus segera dikumpul, tapi sayangnya, aku masih belum menyentuhnya sama sekali. Masih malas.

Alhamdulillah,, Masjid di dekat kosku sudah 'melek' kaset pengajian sudah disetel, syetan terus menggodakau kawan, bisiknya secara halus padaku,

" tidurlah sebentar saja, kan belum ajan. Nanti kalau sudah ajan kamu bangun ambil wudhu' ke kamar mandi. Ayo tidur bentar aja." dengan yakin syetan menggodaku, menyruhku tidur.

kemaren aku mengikuti kata syetan itu, apa jadinya kawan, subuhku telat, la'natullah syetan itu yang telah menjerumsukanku.

Kali ini tidak, semoga Allah memberikanku taufiknya.

Allah mataku semakin berat. Akhirnya aku tidur sambil duduk bersandar di tembok kamarku, menunggu subuh.

KENALKAN NAMAKU,,,

Kawan ketika kau baca nama ini, bacalah dengan bismillah terlebih dahulu. Tidak ada olok - olok atas nama, nama tidaklah penting, yang penting itu hatinya, juga isi yang ada di dalamnya, ketika kau suka membaca blogku ini, itu adalah sebuah kebahagian bagiku, karena kau mau menengok blog ku yang tidak belog ini.

kawan, apa kau tau apa arti belog itu?

Biarkan aku menjelaskanya, belog itu bahasa Bali, yang artinya bodoh, tadi aku mengatakan kalau blog ku ini tidak belog, kau sudah fahamlah apa maksudnya. Semacam sikap narsis dari penulis yang agak belog ini, kali ini aku ingin rendah hati dengan bilang pemilik blog yang belog.

Eh,, bukankah kau juga belog kawan? coba kau tengok firman Allah ini,

" وكان الإنسان ظلوما جهولا"

" dan sesungghunya, manusia itu mahluk yang teramat bodoh dan banyak jdolim,"
jadi kita ini juga belog. Aku lupa di surat apa ya ayat ini? kalau kawan tau, koreksi ya.

Itulah manusia belog, termasuk pemilik blog ini, teramat belog.

oh iya,, sesuai judul tulisanku ini, kawan, perkenalkan inilah aku,,,

kau baca KLENAN ini jangan dibaca dengan 'e' seperti mengucapkan 'e' yang ada pada kata SEDAN,
tapi bacalah dengan 'e' seperti kau baca 'e' pada kata SEDAP. Jadi yang sedap ya.

Nama ini aku dapat sejak kecil, ketika masih bocah ingusan tinggal di kampung, di Bali. Kawan - kawan kecilku dulu memanggilku dengan si klenan. Jangan tanya kenapa mereka memanggilku klenan, tidak ada alasan yang penting.

Kebiasaan orang Bali di kampungku yang muslim, suka memberi nama - nama aneh bagi kawannya. Nama asliku berakhiran 'an', jadi ditambah 'kle' jadilah klenan, si klenan. Kalau TIANG, itu bahasa yang sangat halus dalam bahasa Bali, artinya aku.

Terima kasih sudah membaca ya, moga kau selalu bahagia kawan.
Salam senyum.

Minggu, 23 Maret 2014

Palestina kau berjuang seorang diri

Palestina, kau berjuang seorang diri menghadapi musuh  besarmu. Musuh yang Allah abadikan namanya di dalam al Qur'an, musuh besar yang namanya tertulis di dalam surat al baqoroh. Kini musuhmu berkumpul, mengambil tanahmu merampas kemuliaanmu.

Musuh besarmu itu membawa senjata lengkap, senjata paling canggih untuk membumi hanguskan tanahmu. Mereka bersatu padu memerangimu, merampas kiblat suci pertama kaum muslimin. Kiblat pertama itu sudah jatuh di tangan keturunan kera terkutuk.

Palestina, seorang diri kau berjuang mempertahankan kehormatan Islam, saat saudaramu yang lain enggan dan takut membantumu. Dengan wajahmu yang keras, penuh pendirian, dan batu - batu yang kau bawa, begitu gagah kau melempari musuh - musuhmu tanpa kenal rasa takut. seorang diri mempertahankan kehormatan dan kemuliaan agamamu.

Mempertahankan kata jihad, dan jihad adalah jalanmu. saat orang lain enggan berjalan dengan jihad. kau tetap bertahan berjihad. Dan memberikan serangan balik pada musuhmu.

Bertahun - tahun kau dibombardir dengan segala macam bom dan senjata, tapi kau menolak untuk mundur apalagi lari.

Palestina, semoga Allah menguatkan kesabaranmu, meneguhkan kata jihadmu, memberikanmu kemenangan.

Palestina, kau pahlawan Islam abad modern ini, kau teruskan panji perjuangan Solahudin al Ayubi, menjaga kemuliaan Islam. Kau berusaha mengkuti pendahulumu itu, si Solahudin yang bersuku kurdi.

Palestina, aku ucapkan selamat atas kegigihanmu, tak usah kau ragu, bahwa para malaikat telah mencatat kepahlawananmu dalam serial kepahlawanan Islam di setiap zaman dan perjuangan.

Berbanggalah atas peranmu menjadi pahlawan Islam, seperti dulu Saifudin qutz mengambil peran sebagai pahlawan yang menyelamtkan ummat dari serangan mongol. Saefudin qutz itu saudara dan pahlawan yang berhasil memukul mundur tentara mongol di ain jalut.

Bertahun - tahun kau berjuang seorang diri melawan keganasan musuhmu, jangan pernah berkecil hati karena kemenangan tak kunjung datang. Kemenanganmu hanya Allah tunda, Allah ingin memperlihatkan pada dunia, bahwa hambaNya, si Palsetina tetap teguh tak kenal menyerah melawan musuh Islam.

Agar hamba Allah yang lain tahu, bahwa engkau Palestina, harus diselamatkan, bahwa kau harus menjadi teladan abad medern ini, teladan dalam kepahlawan.

Setiap masa memiliki pahlawan, dan pahlawan kami sekarang adalah kau wahai Palestina.


cinta sejati kau buang

Kau menangis ketika aku datang menghampirimu. Keadaanmu begitu kacau, air mata mengalir tapi kau sembunyikan dari keluargamu. Kau berlagak sok kuat dan tangguh, padahal hatimu rapuh. aku datang ingin menghapus luka yang kau derita saat itu,

" kamu kenapa?
" aku tidak ingin hidup lagi."
"kenapa?" aku melihat matamu begitu suram.
" tidak ada yang mencintaiku. tidak ada yang mempedulikanku." katamu putus asa.
" bukankan ada keluarga dan ummi yang mencintaimu?"
" tidak keluargaku tidak peduli denganku."
" setiap ibu pasti sangat mencintai anak gadisnya." aku meyakinkanmu
" ibu tidak peduli denganku!"
" tidak peduli gimana?"
" dia yang membuatku sedih, ummi tidak merestui hubungaku dengan orang yang aku cintai, padahal dia mau menikahiku. tapi semua gagal karena karena keluargaku yang tidak merestui, hanya karena dia orang madura. aku tidak ingin hidup aku ingin mati saja." suaramu parau,  serak karena lelah menangis.

Sejujurnya ketika itu aku senang mendengarnya, karena kesempatanku untuk mendapatkan cintamu terbuka lebar. Tapi melihat kesedihan hatimu yang coba aku fahami, membuatku berempati denganmu, kini aku malah berharap cowok madura itu berusaha mendapat restu orang tuamu, dan mau bertahan menjaga hubungan denganmu.

Untuk saat itu, aku merasa ingin menghilangkan kesedihan hatimu. berusaha mengobati lukamu. di sisi lain, aku berharap kamu membuang cinta untuk si madura, karena toh dia sudah putus asa karena tidak mendapat restu ibumu. jujur ada perasaan senang ketika itu

" kamu nggak boleh ngomong begitu, keluargamu sayang denganmu. mereka mencintaimu." aku membujuk menenangkanmu.
" kalau mereka sayang denganku seharusnya mereka merestuiku dengan dia."
" aku ngerti gimana sedihnya hatimu."
" nggak, kamu nggak ngerti sama sekali."
" sudahlah lupakan dia, untuk apa memikirkan seorang yang sudah meninggalkanmu. percuma apalagi dia mau menikah dengan perempuan lain." aku berharap
" tiga tahun aku menjalin hubungan denganya. kini dia pergi semudah itu, kenapa dia tidak berusaha untuk mendapat restu orang tuaku. kenapa secepat itu hatinya berubah." serak suaramu karena tangis.
" aku mencintaimu, aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu." kataku dengan tulus.
" dulu dia juga berkata seperti itu, tapi akhirnya tetap meninggalkanku."
" jangan samakan aku dengan dia."
" semua lelaki sama saja. penghianat." ada emosi besar dari nada suaramu.
" aku berjanji akan selalu mencintaimu. tidak akan pernah menyakitimu. sungguh."

harapku besar agar kamu mau mencintaiku. walaupun aku merasa kata - kata yang keluar dari mulutku seakan omong kosong, membuat janji yang susah untuk ditepati. siapa yang mampu untuk tidak pernah menyakiti kekasihnya?? tidak ada. tapi janji itu yang keluar dari hatiku, karena melihat betapa hancur dan sakitnya kamu karena ditinggalkan.

 Itu adalah janjiku saat itu untukum ketika aku benar - benar mencintaimu dengan tulus dan besar.
setelah lukamu mulai sembuh sedikit demi sedikit, kamupun menerima cintaku.

Aku sangat bahagia karena mendapatkan cintamu. cintaku terbalas. mulai saat itu yang ada dipikiranku hanya kamu seorang. setiap sudut dalam hidupku hanya ada wajahmu. hanya ada cinta yang teramat besar, sangat tulus menyayangimu.

Kamupun mulai bisa mencintaiku, mulai bisa menata hati yang sempat hancur karena orang madura itu. Kamu hanyut dalam cintaku. Kamu juga bisa merasakan isi hatiku. melihat kesungguhanku. setelah itu seakan dunia milik kita berdua. tidak ada orang lain dihatiku. hanya ada cinta untukmu.

setelah beberapa tahun,,,,

kini kau pergi meninggalkanku, aku tetap memegang janji - janjiku untuk selalu mencintaimu dan menyayangimu. tapi semua janji yang kamu buat untukku telah kamu lupakan. kini kau pergi berpaling dariku. meninggalkan luka untuku dengan luka yang sama ketika kamu ditinggalkan madura. kau beri aku luka yang dulu pernah aku sembuhkan dari hatimu.

munkgin kini aku baru tau dan faham betapa sakitnya hati ketika dihianati sang kekasih.
terima kasih telah memberikanku luka dan membuang semua janjimu untukku. janji untuk setia hanya denganku, janji untuk selalu mencintaiku,

janjimu telah kau buang. semua janji manismu kau ingkari, dan memilih lelaki lain. ya sudahlah,, janjku untuk selalu mencintaimu juga akan aku buang. katamu karena aku selalu tidak ada saat kau membutuhkanku, saat kau kesepian, katamu aku tidak ada, katamu karena jarak yang terlalu jauh, kau tidak sanggup. dengan seribu alasan kamu tikam hatiku hingga teriris pedih.

kau berikan aku luka setelah aku memberikanmu cinta. mungkin kamu tidak pantas mendapat cintaku.

kamu sering hadir dalam mimpiku

Aku tidak suka kalau kamu terus - menerus muncul dalam mimpiku. Walaupun rasaku sudah hampir hilang untukmu, tapi mimpi - mimpi itu mempengaruhi hatiku yang sudah bisa kuobati. Ketika mengingatmu, hanya sekedar ingatan tanpa rasa, tanpa cinta seperti saat aku mencintaimu dan sedih kau tinggalkan. wajahmu yang hadir hanya lintasan pikiran.

Selama berhari - hari kamu hadir dalam mimpiku, di mingguku ini. terakhir, aku bermimpi, mencarimu di kampus, aku berdiri menunggumu di tangga masuk, seorang diri. Kemudia dari kejauhan aku melihatmu, aku menghampirimu dan menyatakan bahwa aku merindukanmu,

" bagaimana hubungan ini? aku bertanya padamu yang memakai baju merah muda.
" kita tidak ada hubungan spesial, saat ini kita hanya teman." katamu dengan wajah dingin.

Mendengar jawabanmu, hatiku pilu dalam mimpiku itu. Hatiku sesak, kamu berkata semudah itu, membuang semua janji - janji yang pernah kamu buat untukku.

Dalam mimpi itu kemudian kamu berkata, dengan wajah dingin tanpa rasa,

" hari ini aku mau kumpul ma kawan - kawan," kemudian kamu menyebutkan nama - nama, nuning, novi.

Aku hanya diam mendengarmu, kemana perginya hatimu yang dulu pernah kamu berikan untukku. Dadaku masih sesak, sedih.

Semakin lama sesak dadaku bertambah dalam mimpi itu, aku susah bernapas, ada kesedihan di hati. Sesak rasanya ingin keluar dari rasa sesak itu, kemudia aku terbangun dari tidur, ternyata posisiku tidurku yang membuat dadaku sesak. aku duduk mengingat mimpi yang baru saja kudapat.

kini dalam keadaan sadar antara nyata dan tidak, sejujurnya dadaku sesak bukan hanya karena posisi tidurku, karena rindu denganmu dan kepergianmu. Luka masih ada, walaupun kecil. Karena waktu yang membantu mengobati hatiku.

sepasang burung di atas atap sekolah.

Aku duduk di kamar, melihat lewat jendela sepasang burung di atas genteng. Sang jantan berusaha mencuri hati betina dengan nyanyian dan anggukan kepala. Aku intip dari kamar kecil si jantan tampak tidak menyerah atas kekerasan hati betina, dia cuek tidak peduli.

Di atas genteng atap sekolah, hilir mudik sang jantan tanpa lelah berusaha mendapatkan betina di depan matanya. Ah,, si jantan membuatku cemburu dan iri, seandainya pendirianku sekuat jantan itu, mungkin aku bisa menaklukan sang gadis yang aku idamkan. Seandainya mentalku sepongah burung tekukur itu, mungkin aku tidak perlu bersedih ketika patah hati. Malah aku bernyanyi dan tertawa, terbang di atas langit.

Si betina masih acuh dengan aksi jantan tekukur itu, dari jauh aku tidak bisa mendengar nyanyian gombalnya, tapi pikirku liar, si jantan mungkin hanya ingin menikmati kecantikan betina itu, atau dia hanya burung kesepian tanpa kekasih.

Sesekali si jantan tekukur itu terbang di atas betina yang belum bisa dia taklukan. " tidakah kau lihat, bagaimana gagahnya aku ini," mungkin itu kata si jantan.

" aku tidak membutuhkan kegagahanmu."
" apa yang kamu inginkan?" jawab si jantan penasaran.
" kepastian dan kesetiaan." jawab betina dingin.
" bukankah itu ada dalam diriku." gombal si jantan dengan kepakan sayap yang gagah.
" kalau begitu tunjukanlah."

Kini sepasang burung itu hanya diam, tidak berkata apa - apa. Si jantan tekukur mencoba melihat mata burung cantik yang ada di depanya. Matanya sayu, ada luka di sana. Sang jantan akhirnya faham. Dia telah banyak mendapat luka dari burung - burung yang lain.

Kemudian dengan nyanyian yang indah dan yakin,

" aku bisa membahagiakanmu."

dari jendela ini aku lihat, mereka terbang, setelah si jantan mencumbunya.

Sabtu, 22 Maret 2014

ada yang mengharamkan buku fiksi



Sampai kapan hanya menjadi penikmat buku yang setia, di umurku yang sudah mencapai 27 masih saja rela menjadi penonton dan pembeli. Jari – jariku gatal ingin menulis sesuatu, merangkai cerita yang bisa dibaca oleh orang lain.

Melihat dan membolak balikan halamana buku yang kubuka, isinya hamper sama, dengan tema yang paling keren, tentang cinta. Aku berkesimpulan semua buku yang telah ditulis di rak – rak itu lahir karena cinta. Bahkan buku yang isinya sangat anti dengan ‘lebay’ juga ada karena cinta.

Dari dulu berpikir aku juga bisa menulis buku. Tapi rasa malas sangat susah dilawan. Penyakit ini seperti tembok tebal yang sangat susah aku jebol.

Ada begitu banyak ide yang melintas dalam pikiran untuk kujadikan tema dan bahan cerita menulis buku. Kalau membuka kembali buku – buku harianku, di dalamnya ada banyak synopsis cerita yang pernah kutulis tapi tidak pernah aku lanjutkan, sinopsi – synopsis cerita hanya menjadi pemenuh halaman buku diariku, hanya menjadi prolog yang tidak punya cerita da nisi karena enggan dan malas untuk menulis secara lengkap.

Semangat pada awalnya besar, menggebu – gebu untuk menulis novel, tapi kemudian berubah menjadi ragu karena mendengar salah satu ustadku di kampus, beliau menjelaskan tidak boleh berdakwah dengan menghadirkan cerita – cerita fiktif, karena alasan itu berdakwah lewat buku – buku fiksi juga menjadi haram. Karena mendakwahkan sesuatu yang subtansinya hayalan.

Pertama kali mendengar penjelasan itu aku kaget, ada semacam pertarungan batin. Aku masih belum bisa menerima pendapat itu. Karena melihat banyak orang berubah menjadi baik karena terinsfirasi oleh novel ‘Islami’ yang dibaca.

Ada pembaca yang mau meninggalkan narkoba gara – gara membaca buku fiksi. Ini salah satu argumenku yang aku jadikan sandaran tentang buku fiksi untuk dijadikan media dakwah. Argumen yang lain adalah bahwa Allah swt mengutus setiap Nabi dan Rasul dengan bahasa kaumnya.

Ini adalah abad modern, salah satu bahasa di era ini adalah internet, yang bisa dijadikan media untuk menyebarkan kebaikan. Menulis buku – buku fiksi yang isinya baik dan sesuai dengan rambu – rambu Islam juga menjadi salah satu bahasa abad ini, di dalamnya berisi ajakan – ajakan untuk kembali pada Islam. Apakah itu tidak boleh. Kalau semua buku fiksi diharamkan, apa yang tersisa untuk kaum muslimin?

Tapi, dalil yang dipakai oleh mereka yang mengambil pendapat keharaman buku – buku fiksi juga kuat. Apakah argumen yang saya pakai sudah benar atau salah. Mereka berkata kenapa harus menulis cerita – cerita hayalan untuk untuk dijadikan media dakwah, bukankah kisah – kisah yang ada didalam al Qur’an banyak? Juga kisah – kisah para Nabi, kisah orang – orang soleh yang nyata kejadianya lebih utama untuk dijadikan bahan dakwah, dengan disebarkan? Daripada menulis kisah – kisah hayalan akal.

Sejak mendengar pendapat yang mengharamkan novel yang subtansinya adalah cerita hayalan. Membuat saya bimbang dan ragu untuk menulis, dan keragu – raguan itu sampai sekarang masih ada.  belum menemukan pendapat yang kuat yang bisa saya jadikan pegangan. Aku juga ragu dengan pengharaman buku – buku fiksi, karena melihat banyak manfaat yang diambil pembaca dari buku fiksi. Novel – novel Islami juga hiburan yang bermanfaat bagi kaum muslimin. Bisa dibayangkan kalau itu menjadi haram. Apa yang tersisa untuk kaum muslimin.

cinta yang enggan tumbuh

Masih tentang wanita dan pernikahan. Kawan, orang yang berwajah kumal, kusut dekil tak terurus. berangkat kuliyah dengan kemeja yang tidak disetrika. Sandal sudah tua banyak tembelan, bukan karena masalah duit, tapi tidak ada keinginan untuk membeli yang baru.

Baju jarang diganti, tiga hari berturut - turut berangkat kuliyah dengan baju yang sama. Buat apa juga beli baju baru lebih baik beli buku. Kumis tak terawat, tumbuhnya jarang - jarang seperti padi yang baru ditanam oleh petani. Tidak akan dicukur kecuali setelah diejek teman sekelas.



 Bisa dibayangkan bagaimana kondisi kamarnya seperti kapal pecah, banyak buku – buku habis dibaca berserakan, kabel charge hp melintang sana kemari. Di lemari tidak satupun ada parfum untuk membuat badanya segar, hanya ada deodorant untuk mengurangi bau keringat badan. Malas dan apatis.

Mengurus diri sendiri enggan, tidak mandi kecuali kalau badan sudah sampai pada tingkat gerah barulah ia menyiram badanya dengan air. Berangkat kuliyah semangat tapi kalau sudah ada di dalam kelas, sibuk sendiri menghayal kesana kemari, akibatnya kalau ditanya dosen  wajah manyun – manyun garuk – garuk kepala, bingung harus apa.

Badan jarang diberi parfum, pewangi satu – satunya sabun mandi dan deodorant, rambut asal – asalan dengan minyaknya yang murah, kalau habis disesali dan mengeluh harus membeli minyak rambut yang baru lagi.

Orang macam ini tidak memiliki daya tarik, bahkan dia tidak tertarik dengan dirinya sendiri. Akibatnya suka menyendiri hanya berteman buku yang ia baca sesekali sambil tertawa. Menyedihkan bukan bagaimana hidup orang seperti ini.

Tidak ingin terlihat menarik di depan orang lain. Untuk orang semacam ini satu hal yang sangat dia butuhkan, agar hidupnya berubah. Dia membutuhkan cinta. tapi kawan, masalahnya pada keinginan dia untuk mencari cinta. Masih enggan, apa dia punya masa lalu yang buruk. Mungkin.

Ketika melihat perempuan manis, dia hanya kagum tidak terlintas dipikiranya untuk mendekati apalagi melamar. Hanya meniyimpan rasa kagum, hanya memendam rasa tanpa pernah ia perjuangkan. Mentalnya masih sangat lemah.

TAPI,,,,

Kalau dia menemukan orang yang tepat, dan si gadis pun membalas cintanya, dia akan memegang cintanya itu dengan erat. Untuk wanita lain, selamat tinggal. Hidupnya berubah seketika, cuci bajupun rajin, rambut sering dicukur, bahkan masih pendek ia bawa ke tempat cukur.

Sering mencium bau bajunya kalau ada bau yang tidak sedap langsung diganti. Wajahnya berubah menjadi ganteng, senyum mengembang tanpa bosan. Ketika tidurpun dia akan tetap tersenyum. Hebat bukan cinta itu. Mampu merubah orang yang kumal, dekil tak terurus menjadi lelaki gentel dengan pakaian bersih. Kalau mencintai seorang perempuan tidak setengah – tengah, segala rasa ia tumpahkan untuk kekasihnya. Tipikal setia sampai mati, sampai si gadis berhianat barulah mungkin akan berhenti mencintai. Kalau hal itu tidak datang, cintanya untuk sang kekasih membumbung tinggi sekali. Benar – benar setia hanya untuk satu cinta.
wanita lain tidak berarti baginya. Walaupun cantik, tidak akan mempengaruhi rasanya untuk kekasih. 

Baginya cinta bukan soal cantik, tapi soal hati dan rasa yang sudah sesuai dan nyaman di hati. Karena begitu nyamannya lahir sisi posesif dalam dirinya.

TAPI,,,

Ketika hatinya tersakiti dan kekasih merasa bosan apalagi hianat, ini awal musibah untuknya. Butuh waktu yang lama agar bisa kembali menemukan cinta baru yang sesuai untuknya. Tidak mudah menaruh rasa dan cinta untuk orang lain.

Kumal, dekil, tak teruruspun kembali menyapa hidupnya. Dan kapal pecah di kamar menjadi pemandangan hari – harinya.

Jumat, 21 Maret 2014

TENTANG WANITA DAN PERNIKAHAN

Menjaga mood dan semangat untuk memasuki dunia baru ternyata penting.  semangat  yang hilang bagai badan tanpa ruh.  inilah yang aku rasakan saat ini. Kemana perginya semangatku untuk mencari pendamping hidup. Hilang entah kemana. Moodku saat ini seakan terperosok jatuh ke lubang yang dalam.

Ada salah satu teman berceloteh di kelas,
" nte itu ada niat nikah apa nggak sih?
Teman yang bertanya juga belum menikah, tapi pertanyaan dan celotehnya membuat aku instropeksi diri, jangan - jangan apa yang dia katakan benar. Aku juga merenung kenapa kawanku sampai berpikiran begitu.
 

Jangan salah sangka, mood itu mungkin sekarang sedang enggan menghampiriku bukan karena kegagalanku menjalin hubungan dengan masa lalu. Bukan karena itu.

Mood adalah mood, saat ini sedang loyo dan hilang semangat untuk mencari wanita pendamping. Mungkin aku memakai alasan yang klasik, kuliyah belum selesai nanti saja menikahnya. Untuk saat ini aku masih aman karena status kuliyah yang belum kelar, juga pekerjaan yang belum ada. Merasa aman di balik alasan - alasan klasik itu.

Aku baru mulai memahami pola pikir para bujang tua hingga usia layupun mereka belum menikah. Aku heran apa yang membuat mereka membujang hingga kulit keriput dan tidak lagi segar. Mungkin ada semacam trauma yang membuat mereka enggan mencari jodoh. Kawan, sekali lagi, aku sendiri belum menikah bukan karena trauma. Tidak. Hanya masalah mood. Jangan bertanya apa alasan moodku pergi, tapi dia hanya pergi sementara, nanti pada waktunya semangat itu akan kembali untuk mencari jodoh.

Ya sudah karena tidak ingin bertele - tele ngelantur tidak jelas, mungkin saya harus jujur pada diri sendiri, rasa percaya diri sedang hilang juga belum menemukan wanita yang tepat sperti yang ada dalam pikiranku. 

Aku lupa udah berapa buku yang dibaca tentang persiapan pernikahan, dari buku - buku fiqh, persiapan finansial, fisik serta jiwa, sampai buku - buku yang membahas masalah sex seperti sutra ungu, adabu zapap ( kitab  tentang malam pertama ) seni berginju ( desahan dan manfaatnya dalam hubungan intim ini  kitab klasik karangan imam suyuti ) sampai buku psikologis bagaimana membangun hubungan yang harmonis bersama istri. hmm.. jadikan kebanyakan teori tapi praktik kosong melompong.

kapan ya jadi mau nikah?

bertanya - tanya kemana perginya tulang rusukku?

Kamis, 20 Maret 2014

tiang klenan: titik dari kebahagiaanmu

tiang klenan: titik dari kebahagiaanmu: mungkin titik lebih tepat buatmu yang hanya pandai berjanji tapi tak pernah kau tepati barangkali koma sesuai untukmu ketika kata mengali...

tiang klenan: CINTA JIWA 2 DAN PERNIKAHAN.

tiang klenan: CINTA JIWA 2 DAN PERNIKAHAN.: Begitu manis cinta yang saya rasakan saat itu, sampai pada tingkat lupa dengan diri sendiri. Lupa bahwa suatu saat cinta juga akan me...

tiang klenan: galau, biasa saja.

tiang klenan: galau, biasa saja.: hmm,, galau itu biasa, coba kalian renungi hal ini. kalau hidup sendiri ( tanpa pacaran ) itu nyaman, menenangkan, bebas melakukan apapun...